Dapur Solo 2: Tempat Asik Rasa Menarik

Tampak bangunan Dapur Solo Sunter 2. Desainnya dirancang dalam balutan konsep modern.

Tampak bangunan Dapur Solo Sunter 2. Desainnya dirancang dalam balutan konsep modern.

Ada desain khas yang kuat terpatri di semua gerai restoran Dapur Solo, yaitu terdapat elemen batik yang bisa Anda lihat di fisik bangunan maupun interiornya.

Sebelum saya memulai part 2, saya akan mengulas sedikit tentang sedikit tentang Dapur Solo: Kuat di Rasa, Kuat di Budaya (Part 1). Saya yang jatuh hati dengan interior dan masakan dapur solo, akhirnya bisa bertemu dengan sang pemilik restoran bernama Swan Kumarga. Awalnya, saya hanya tertarik dengan konsep desain restorannya saja, tetapi saya juga jatuh hati dengan perjuangan bisnis yang ia kembangkan.

Setelah mengenal jauh bisnisnya, kini, kita akan mengulas tentang konsep desain arsitektur Dapur Solo. Karena secara garis besar konsep setiap restoran Dapur solo yang satu dengan yang lainnya mirip, jadi saya akan tuangkan di dalam satu bahasan ini.

Dari ki-ka: Rita Putri (sahabat terbaik dan stylist profesional yang luar biasa), Swan Kumarga dan cucunya (pemilik Dapur Solo), dan saya Irfan.

Dari ki-ka: Rita Putri (sahabat terbaik dan stylist profesional yang hebat), Swan Kumarga dan cucunya (pemilik Dapur Solo), dan saya Irfan.

Fasadnya Dirancang Dinamis dan Atraktif

JIka dilihat dari tampak bangunan, kesan modern terpatri di semua gerai Dapur Solo. Hampir semua desain fasadnya dirancang tak simetris dengan permainan bentuk yang dinamis dan atraktif. Coba tengok saja desain fasad Dapur Solo yang ada di Panglima Polim, Sunter 2, dan Matraman. Desain fasad bangunannya dirancang dengan konsep yang sangat ciamik. Ada permainan maju mundur bidang dan permainan bentuk yang menawan.

Area pintu masuk utama menuju ruang makan Dapur Solo. Di sebelah kanannya terdapat sejarah dapur solo.

Area pintu masuk utama menuju ruang makan Dapur Solo. Di sebelah kanannya terdapat sejarah dapur solo.

Yang selalu mencolok dari fasad restoran ini adalah, terdapat elemen batik yang terukir di fasad bangunannya. Swan mengungkapkan bahwa batik ini identitas Dapur Solo. “Saya suka dengan batik, apalagi batik solo. Batik ini memang saya jadikan identitas menarik bagi Dapur Solo,” ucap Swan.

Ia juga mengungkapkan bahwa keinginannya menampilkan batik karena ingin mengangkat budaya, bahwa batik juga bisa tampil modern dan menarik. “Batik kan produk asli Indonesia. Jangan sampai orang luar mengakuinya,” ucap Swan.

Bertabur Batik di Interior Restoran

Jika di fasad bangunan, batik hadir sebagai aksen. Di interior bangunan, batik hadir menjadi konsep interior secara keseluruhan. Batik seakan menempel di semua tempat di dalam restoran ini. Dari mulai, sarung bantal untuk alas kursi, rumah lampu, aksesori dinding, hingga aksen interior.

Area restoran yang didominasi batik.

Area restoran yang didominasi batik.

Yang menarik, walau banyak menggunakan elemen batik, tak membuat desain Dapur Solo ini terlihat semrawut dan penuh. Sang arsitek, Chandra dari dradra99 architek memang sangat paham dalam menempatkan elemen batik sekaligus memberi komposisi batik di setiap desainnya. Anda pun akan disajikan dengan berbagai desain yang bisa membuat Anda terpukau.

Tempat Nongkrong dan Rapat Yang Asik

Yang membuat restoran ini special adalah tempat ini tak hanya berfungsi sebagai tempat makan. Ia juga bisa berfungsi sebagai tempat meeting bagi Anda para pekerja kantoran yang ingin merasakan situasi rapat yang berbeda. Tak perlu khawatir dengan privasi, karena ada beberapa gerai yang menyediakan tempat khusus dan lokasinya berada di ruang tertutup. Jadi, meeting Anda tak akan terganggu dengan pengunjung yang lalu lalang.

Bisa Anda lihat kan? Tempat ini menjadi lokasi yang menarik untuk nongkrong.

Bisa Anda lihat kan? Tempat ini menjadi lokasi yang menarik untuk nongkrong.

Ini gambaran tempat makan privat yang bisa dijadikan tempat pertemuan rapat.

Ini gambaran tempat makan privat yang bisa dijadikan tempat pertemuan rapat.

Anda yang merasa gaul juga tak perlu sungkan menikmati kenyamanan restoran ini. Desainnya yang modern dan ditata mirip kafe, membuat restoran ini menjadi tempat nongkrong asik buat Anda berkumpul dengan para sahabat dan orang terkasih. Apalagi, saat sore menjelang. Beberapa pencahayaan yang berpendar menambah sisi romantisme dan keindahan kafe ini.

Makananya Super Enak

Selain tempatnya yang asik, makanan di sini saya nilai enak. Ada banyak sekali makanan di restoran ini. Kayaknya, kalau saya datang ke sini ingin makan semua makanannya. Hehehe… Sayangnya, perut enggak memungkinkan tuk makan sebanyak yang saya mau.

Nasi langi kuning

Nasi langi kuning

Rawon komplit

Rawon komplit

Di sini Anda dapat menemukan makanan khas Solo, seperti nasi langi, nasi liwet, nasi urap, selat solo, pindang bandeng, sop buntut, asem-asem iga, tengkleng kambung, garang asem, dan rawon komplit.

Di sini, Anda dapat mencicipi makanan khas nusantara, seperti nasi pecel madiun, nasi gudeg jogja, nasi timbel sunda, gado-gado, ketoprak, karedok, sate ayam, asinan bogor, bakwan surabaya, dan soto ayam.

Nasi pecel madiun

Nasi pecel madiun

Asem-asem iga

Asem-asem iga

Di sini juga Anda akan menemukan jajajan ringan dari mulai yang tradisional hingga makanan modern. Pun dengan minumannya. Ada es campur, aneka jus, es cincau, bandrek, wedang jahe, beras kencur, hingga kunyit asam. *Jadi laper ya… hahaha… Pokoknya, jika Anda mencari tempat makan yang asik dan enak, datang saja ke Dapur Solo.

Foto Dok. Dapur Solo, Jeu Endhy Pesuarissa, Irfan

2 thoughts on “Dapur Solo 2: Tempat Asik Rasa Menarik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s